0

Let's Go!!


Hari itu tanggal 7 Oktober 2011 dan hari itu juga pertama kalinya aku pergi merantau ke luar kota. Yah, aku akan pergi ke Kota Pare, Kediri. Beberapa hari yang lalu sebelum berangkat ibuku menawari aku untuk pergi ke “Kampung Inggris” untuk belajar bahasa inggris. Sejenak aku memang tak ingin pergi, namun aku hanya bisa mengangguk setuju karena jarang sekali aku pergi ke luar pulau Kalimantan.
Jam menunjukkan pukul setengah 12. Aku sedang menunggu pesawat yang mau aku tumpangi. Aku pergi ditemani ibuku, maklumlah soalnya ini pertama kali aku pergi keluar kota. Kami akan naik pesawat jurusan Pontianak – Jakarta.

Kami tiba di Bandara Soekarno – Hatta. Setelah itu kami pergi ke tempat bus Damri untuk berangkat ke stasiun. Kukira jalanan akan sedikit macet seperti yang sering aku lihat di televisi. Namun hari itu perjalanannya biasa saja tanpa terkena macet. Tak tau mungkin karena aku menggunakan Damri atau mungkin hari itu memang tak terlalu ramai. Aku memang tidak terlalu mengerti kehidupan hiruk pikuk Ibukota.
Sesampainya di stasiun ibuku mengantri untuk membeli tiket. Tetapi ternyata oh ternyata tiketnya habis. Saat itu aku dan ibuku bingung harus berbuat apa. Lalu ibuku memutuskan untuk membeli tiket dari calo. Sebenarnya untuk transportasi kami bisa menggunakan pesawat langsung menuju Surabaya. Tapi ibuku mengira akan lebih murah kalau ke Jakarta dulu dan ternyata, jauh lebih mahal karena kami membeli tiket kereta seharga 400 ribu dari calo.
Tiket sudah di dapat dan kami menunggu di kursi depan toko d stasiun gambir. Kami akan berangat jam 7 malam. Sambil menunggu kereta tiba, aku sedikit memakan bekal yang aku bawa dari rumah sambil berinternet ria karena di sana aku dapat sinyal HSDPA yang tidak bisa aku dapat di rumah. Yah lumayan lah.
Dari kejauhan aku melihat sinar kereta api datang dari jauh dan aku tau itu pasti kereta yang akan aku tumpangi. Aku sudah berada di tepi rel sejak sejam yang lalu karena rel kereta apinya ada di atas. Setelah keretanya datang aku dan ibuku masuk dan mencari tempat duduk yang nomornya tercantum di tiket kereta.
Esok paginya aku dan ibuku tiba distasiun Surabaya. Dari Jakarta menuju Surabaya memerlukan waktu sekitar 12 jam lebih. Sungguh perjalanan yang melelahkan dan terlebih lagi aku tidak bisa tidur nyenyak tadi malam karena saking berisiknya orang yang menjajakan makanan-makanan ringan di dalam kereta.
Setelah aku dan ibuku keluar dari kereta, kami langsung mencari angkutan yang langsung ke Kota Pare. Lalu kami ditawari seseorang untuk naik travel mobil pribadi. Yah, ibuku menurut saja karena kami sudah ingin cepat sampai meskipun harganya terbilang cukup mahal.
Perjalanan kami kira-kira 2 setengah jam dari Surabaya ke Pare. Waktu sampai di Pare kami langsung menuju ke Elfast yang waktu itu masih berada di Jalan Anggrek. Setelah mendaftar kelas, kami langsung mencari tempat kos dan kami diantar oleh ibu yang jaga di Elfast. Ternyata ada tempat kos dekat situ namanya Arya’s House. Ya sudah, karena tak mau berjalan-jalan lagi aku ambil saja tempat kos itu dan lagi pula tempatnya juga dekat dengan tempat kursus.

Bersambung......

0 komentar:

Posting Komentar